Sukses dapat diraih siapa saja. Tapi, harus di tentukan dulu sasarannya agar tahu apa yang hendak diraih. Dan, siapapun juga harus siap gagal.
Sukses dapat diraih siapa saja. Tentukan sasarannya. Kalau Anda tidak tahu apa yang Anda inginkan, lalu apa yang akan Anda capai? Kegagalan tidak terjadi karena Anda tidak punya uang, bakat, atau pengetahuan. Tetapi, lebih karena kurangnya kemauan untuk mewujudkan apa yang diimpikan.karena itu, sikap mental dapat dikatakan embrio kesuksesan.
Tak cuma angan-angan, Anda juga dituntut untuk membuat rencana yanng matang. Selanjutnya, lakukan apa yang berani Anda rencanakan. Jangan sekedar membuat rencana-rencana. Tanpa ada aksi nyata, bagaimana mungkin rencana Anda akan terwujud, yakini apa yang berani Anda lakukan.
Dalam melaksanakan rencana, masalah sering kali menerpa. Untuk itu Anda harus berjuang. Tiada sukses diraih tanpa resiko, kegagalan, keberanian, dan pengorbanan.keindahan sukses justru berada saat kita berusaha meraihnya.
Kepuasan terbesar dalam hidup adalah dapat melakukan apa yang tidak dapat dilaksanakan oleh orang lain karena itu, nikmati apa yang telah berani Anda sukseskan. Terakhir, sadari apa yang sedang Anda nikmati.
Segala prestasi harus didukung dengan kepribadian dan sikap mental yang positif. Tanpa keduanya, kesuksesan yang kita raih dapat hilang dengan cepat. Hidup adalah perubahan. Karenanya lebih sulit untuk mempertahankan kesussesan. Segala sesuatu yang kita lakukan tidak akan terwujud jika Tuhan tidak menghendakinya. Jadi usahakan untuk hidup seimbang, yakni dengan menjalankan agama.
Berani gagal
Pakar kegagalan No. 1 sejagad, Billi PS Lim mengajak semua orang untuk berani gagal ketika berusaha mewujudkan cita-cita. Kegagalan adalah hal yang wajar dialami siapapun. Gagal bukanlah sesuatu yang memalukan. Kegagalan justru membuat Anda lebih matang, jika Anda mengambil pelajaran dari pengalaman pahit itu.
Selama ini masyarakat selalu memandang rendah orang yang gagal. Situasi itu tidak kondusif untuk mendorong orang untuk kembali baresaha. Sehingga belum-belum orang sudah takut gagal. Sebab dia sudah tahu bagaimana akibatnya jika dia gagal. Orang akan mencemooh. Padahal kegagalan hanyalah proses belajar yang mesti di lalui orang sebelum meraih kesuksesan. Masyarakat harus toleran terhadap orang yang sedang ditimpa kegagalan.
Didalam perusahaan, karyawan seringkali malas berinisiatif dan berkreasi. Sebab, terlalu banyak peraturan yang mengekang. Mereka takut akan dihukum jika melanggar peraturan yang telah digariskan. Padahal mestinya ada kompromi, dalam batas-batas tertentu peraturan boleh dilanggar. Dan bagi para pemimpin agar senantiasa berbagi pengetahuan dengan bawahannya. Dengan begitu, akan terjadi sinergi antara pimpinan dan bawahannya. Jika pikiran terbuka, ide-ide baru dapat muncul.untuk itu karyawan perlu di beri pelatihan.
Orang seringkali mengeluh tidak ada kesempatan bagi dirinya untuk sukses. “Saya kan tidak punya uang, tidak punya keahlian, dan orang tua saya buka siapa-siapa. Bagaimana bisa sukses?”. Pertanyaan itu sering dilontarkan orang. Mereka tidak sadar, Tuhan telah menciptakan mereka dengan sempurna. Tiap orang diberi kelebihan masing-masing. Carilah itu di dalam diri Anda. Gunakan akal dan juga tenaga Anda untuk berusaha menghidupi diri dan mengejar mimpi-mimpi Anda. Jangan terpaku dengan melamar pekerjaan di perusahaan lain, cobalah berwirausaha. Ciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Cari tahu bagaimana cara berusaha yang baik.
Jika semua orang memiliki sikap mental positif sepert itu, bukan mustahil kemiskinan dan krisis ekonomi yang di hadapi banyak negara segera bisa berakhir. Mau belajar, berusaha dan perpikir apa yang dapat dilakukan selanjutnya , serta berani bermimpi, adalah hal yang harus dipegang teguh setiap orang.